Tampilkan postingan dengan label humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label humor. Tampilkan semua postingan

Baca Pelan-Pelan

Suami  : 
Aku sdh menunggu saat seperti ini sejak lama. 
Akhirnya kesampaian juga.
Isteri : Apakah kau rela kalau aku pergi meninggalkanmu?
Suami : Tentu tidak! Jangan pernah kau berpikiran seperti itu.
Isteri : Apakah kau benar-benar mencintaiku ?
Suami : Tentu! Selamanya akan tetap begitu.
Isteri : Apakah kau pernah selingkuh ?
Suami : Tidak! Aku tak akan pernah melakukan hal itu.
Istri : Maukah kau memelukku ?
Suami : Ya.
Isteri : Hmmmm . . . Sayangku . . . .
Sekarang cobalah membacanya dari bawah ke atas agak keras sedikit bersama istri, hati-hati karena akan ada sandal melayang ke kepala.
#dari : new humor dan lawak batak cerdas di facebook

Becak Keren

Kambing Cari Lawan


Gugatan 1 Juta Dolar

Seorang pengacara duduk di meja pada sebuah kantor barunya. Dia mendengar ada seseorang datang ke pintu. Untuk memberi kesan bagi calon potensial kliennya, dia mengangkat telpon pada saat pintu terbuka dan berkata "Aku menuntut 1 juta dolar dan tidak kurang sepeserpun". Saat ia menutup telpon, pria itu sekarang berdiri di kantornya dan berkata "saya kesini untuk menyambungkan telpon anda".


Pengacara dan St. Peter

Seorang pengacara terkenal yang telah menjadi pembela pada perkara prodeo selama bertahun-tahun, meninggal. Ia menemukan dirinya berdiri jauh dibelakang antrean pintu gerbang surga, antrian didepannya panjang karena telah ada orang-orang yang meninggal sebelumnya. Pengacara ini hampir tak bisa melihat St. Peter yang duduk di podium dengan buku besarnya.

Tak sengaja St. Peter melirik ke antrian tersebut dan bertatapan mata dengan pengacara ini, ia [St. Peter] sangat terkejut sampai melompat turut dari podium, berjalan melewati antrian panjang dan berjalan cepat hingga ia tiba disamping pengacara ini, ia memeluk pengacara tersebut dan menarik keluar dari antrean serta mengajak berjalan ke antrean terdepan. Pengacara ini terkejut, juga orang-orang yang dilewatinya mengangguk dan mulai bertepuk tangan, ia menjadi malu oleh perhatian ini, ia minta St. Peter menjelaskan mengapa ia mendapat perhatian khusus.

St. Peter berhenti tiba-tiba dan tampak prihatin | bukankah kau adalah seorang pengacara? | Ya, sahut pengacara, apakah perlakuan seperti ini terjadi pada semua pengacara ketika sampai di surga? | Oh tidak, jawab St. Peter, karena baru anda yang pertama kali sampai disini.

Uang Palsu

2 orang pengacara [A dan C] serta 1 pengacara magang [B], masuk ke sebuah kantin di Pengadilan, dan langsung memesan minuman serta membayarnya :
Pengacara A : membayar sebesar Rp.50ribu kepada kasir
Pengacara B [berkomentar] : loh bukankah itu uang palsu ?
Kasir : kalau begitu saya tak mau terima uang ini Pak...
Pengacara C : tenang Bu uang itu kami peroleh dari klien kami yang menjadi tahanan kejaksaan
Pengacara B kepada A : klien kita didakwa kejahatan apa?
Pengacara A : Pasal 244 KUHPidana

Pasal 244 KUHPidana : barang siapa meniru atau memalsu mata uang atau kertas yang dikeluarkan oleh Negara atau Bank, dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan mata uang atau uang kertas itu sebagai asli dan tidak dipalsu,diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Gigi Palsu

Memperingati ulang tahun pernikahan ke 50 sebuah pasangan kembali ke hotel tempat mereka berbulan madu [kembali]. | Menjelang tidur, isterinya berkata : sayang, kau ingat bagaimana pertama kali membelai rambutku? | Suami-pun membelai rambutnya | Isteri : apakah kau ingat bagaimana cara kita berpelukan pertama kali | suami-nya memeluk isterinya | Dengan menghela nafas sang isteri berbisik "engkau tidak mau menggigit lembut telingaku lagi? | Seketika sang suami keluar dari tempat tidur dan meninggalkan ruangan, disertai teriakan isterinya, "Kamu akan pergi kemana? | Suami : Mengambil gigi palsu saya.....


Dokter | Pendeta | Pengacara

Seorang pria tua berusia 82 tahun, baru saja kembali dari dokter dan menemukan fakta bahwa ia hidup tak akan lama lagi, jadi ia memanggil 3 orang terpenting untuk memberitahu nasib yang akan dialaminya. Dia memanggil :
[1]dokternya
[2] pendetanya
[3] pengacaranya.
Orang tua ini berkata, hari ini saya tahu bahwa saya akan hidup tak akan lama lagi. Jadi saya memanggil kalian ber-3 sebagai orang paling penting dalam hidup saya. Saya akan memberikan kalian masing-masing amplop yang didalamnya terdapat $50.000. Ketika aku mati, aku minta kalian bertiga membuang uang itu ke lubang kubur saya.
Setelah orang-tua itu meninggal, ketiga orang tadi saling menceritakan apa yang telah dilakukannya.

Dokter : aku mengambil $10.000 dari uang tersebut, karena ia banyak berhutang tagihan medis, tapi aku melemparkan $40.000
Pendeta : terus terang aku mengambil $25.000 untuk gereja dan $25.000 ku lemparkan ke lubang kubur.
Pengacara : saya terkejut melihat kalian berdua mengambil keuntungan dari almarhum seperti itu! aku menulis sebuah cek sejumlah $50.000 dan melemparkan cek itu ke lubang kubur.


Pengacara & Rekan

Dua pengacara ke restauran dan memesan dua minuman. Kemudian mereka mengeluarkan sandwich.nya dari tasnya masing-masing dan mulai memakan. Pemilik restauran datang menghampiri dan dengan sopan menegur kedua pengacara tersebut, "anda tidak dapat makan sandwich anda sendiri disini".... 
Kedua pengacara saling memandang dan mengangkat bahu mereka, selanjutnya mereka saling menyuapi sandwich.. 


Saatnya Ganti Pengacara

Tahukah anda, bahwa anda perlu mengganti penasehat / konsultan hukum, walau ia mengerti hukum, ketika anda mengetahui bahwa :

    orang itu masuk penjara
    orang itu petugas pengadilan
    orang itu pegawai negeri sipil
    pada saat konsultasi awal ia mencoba menjual produk multi-level-marketing
    orang itu petugas penjara
    Ia menjanjikan tuntutan yang ringan jika anda tak didampingi pengacara
    Ia lebih cerewet dari banci yang putus tali beha.nya


Saatnya Bebas

Seorang suami menangis meraung2 kira2 pukul 03.30 pagi.
Isteri : mengapa kamu menangis begitu?
Suami : ingatkah kau 20 tahun yang lalu, tanggal ini hari adalah pernikahan kita?
Isteri : ya tentu saya ingat!
Suami: 20 tahun lalu, beberapa bulan sebelum pernikahan kita, ayahmu mengancam "kau menikahi anaku atau kau aku jebloskan ke penjara".
Isteri : sekarang, apa permasalahannya?
Suami : TIDAKAH kau melihat hari ini sudah saatnya aku "bebas"?




tagihan biaya pengacara

Pada sebuah pertemuan, seorang dokter mengalami kesulitan bersosialisasi, karena banyak orang datang ke dokter tersebut dan ingin diagnosis dari gejala penyakit yang dialaminya. Akhirnya dokter tersebut mendatangi seorang kenalan pengacara yang juga hadir pada saat itu, dan bertanya, "bagaimana cara anda menangani orang-orang yang bertanya seperti ini, padahal saya enggan melayaninya". Pengacara itu menjawab "aku akan mengirim mereka tagihan untuk menghentikannya". Keesok harinya dokter tersebut mengirimkan tagihan kepada orang-orang yang bertanya kepadanya, karena terdapat 1 tagihan biaya dari pengacara.


Hukum Adat 3-T

Seorang pengacara muda sedang berburu di pinggir sebuah hutan, dan menembak seekor burung, yang kemudian jatuh di sebuah halaman seorang petani tua, yang tertutup pagar kayu. Sebagai pengacara muda ia merasa kuat, maka ia memanjat pagar kayu tersebut. Namun seorang petani tua bertanya, apa yang kamu lakukan ?
Pengacara : saya menembak seekor burung dan terjatuh di halaman ini [sambil menunjuk burung hasil buruannya], dan ingin mengambilnya.
Petani tua : kamu tidak boleh seenaknya masuk ke halaman rumah saya dan mengambil apapun dari sini, karena barang disini semua milik saya!
Pengacara muda : [merasa marah] dan berkata saya adalah salah satu pengacara litigasi terbaik, jika anda tidak membiarkan saya mengambil burung itu, saya akan menuntut anda dan menyita semua aset milik anda disini.
Petani tua itu tersenyum dan berkata : nampaknya anda sebagai pengacara tidak tahu bagaimana penyelesaian adat disini, kami menyelesaikan perselisihan kecil seperti ini dengan "hukum adat 3-T”.
Pengacara : apa itu "hukum adat 3-T"
Petani tua : pertama saya akan menendang anda 3 kali dan kemudian anda boleh menendang saya 3 kali, demikian seterusnya bolak-balik, sampai seseorang menyerah.
Pengacara muda itu berpikir cepat mengenai tantangan /  pertandingan 3 T yang diusulkan si-petani tua, dan ia setuju untuk mematuhi hukum adat setempat.
Si-petani tua-pun berjalan perlahan dari terasnya, untuk menghampiri si pengacara muda. Tendagan pertama menggunakan ujung sepatunya ke arah selangkangan si pengacara, hingga pengacara itu jatuh berlutut, tendangan kedua ia mengarahkan ke hidung pengacara yang menyebabkan hidungnya berdarah dan jatuh telentang, Tendangan ke tiga ia menendang ke bagian perut pengacara sehingga menyebabkan pengacara tersebut hampir menyerah.
Pengacara tersebut mengumpulkan tenaganya untuk bangkit berdiri, dan berkata kepada petani tua tersebut "oke sekarang giliran saya".
Petani tua tersebut tersenyum dan berkata "Tidak aku menyerah, anda boleh memilki burung itu".
RGS-292013


saya ingin keluar

Seorang pemilik bar mengunci pintu bar.nya pada pukul 2 pagi dan pulang ke rumah untuk tidur. Setelah di tempat tidur sesaat kemudian telpon berbunyi, dan seseorang bertanya, "jam berapa anda bangun dan membuka bar?". Pemilik bar itu mendengar bahwa seorang pria mabuk menelpon dan bertanya, ia pun marah karena tidurnya terganggu dan membanting telpon untuk kembali tidur.

Beberapa menit kemudian telpon berbunyi kembali, dan muncul pertanyaan yang sama dari si-penelpon. Dengan nada berteriak, pemilik bar itu berkata "tak ada gunanya anda bertanya kapan saya buka bar, karena saya tidak akan mengizinkan seorangpun masuk pada saat ini".

Si-penelpon membalas dengan nada marah "saya tidak ingin masuk, tapi saya ingin keluar".